DPP Santri Tani NU Tuan Rumah Pelaksanaan Baksos dan Vaksinasi Covid 19 untuk Mahasiswa

Pekanbaru – DPP Santri Tani Nahdatul Ulama menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Kegiatan Bakti sosial dan Vaksinasi Covid 19 untuk Mahasiswa yang digelar oleh Polda Riau bersama BEM Se Riau, Jumat (30/7/21)

Kegiatan yang dilaksanakan di Agrowisata RA Kopi Aren jalan Siak II Palas Pekanbaru itu dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun Msi, didampingi Dir Binmas Kombes Kris Pramono, Dirpolairud Kombes Eko Irianto, Ketua Umum Santri Tani Nahdatul Ulama T. Rusli Ahmad, Kyai NU H.Zainudin, Koordinator Pusat Bem Se Riau Yoga  Saputra, Camat Rumbai Vemi dan Kapolsek Rumbai AKP Linter Sihaloho.

Ketua Umum DPP Santri Tani NU T.Rusli Ahmad saat dikonfirmasi awak media mengatakan kegiatan vaksinasi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan wabah covid 19. Ia mengingatkan tujuan dari dilaksanakannya vaksinasi itu untuk menyelamatkan nyawa manusiadari ganasnya virus covid-19.
 Lebih lanjut Ketum Santri Tani NU itu menghimbau kepada masyarakat agar mendukung progam pemerintah untuk menekan penyebaran covid 19. “ kalau kita cinta terhadap bangsa ini, patuhilah keputusan-keputusan pemerintah, mari bersama sama turut andil bersama pemerintah mengatasi kesulitan-kesuliat bangsa termasuk masalah ekonomi”. Pungkas Rusli Ahmad.

Dan hari ini, Sambung Rusli ahmad, “merupakan salah satu bukti kepedulian pemrintah melalui kerjasama dengan polri untuk melaksanakan vaksinasi, dan mudah mudahan menjadi momentum yang baik, kita berharap adik adik mahasiswa yang datang pada hari ini menjadi percontohan dan mampu mengabarkan kepada rekan-rekan sejawatnya bahwa vaksinasi ini merupakan hal yang sangat baik.” Tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK.Msi melalui Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun Msi dalam sambutannya mengatakan bakti sosial Polda Riau dengan tema ”Polri peduli negeri” dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Polri bersama Mahasiswa terhadap masyarakat atas kondisi saat ini terkait wabah pandemi covid-19, khususnya di kota Pekanbaru yang saat ini tengah menerapkan PPKM level 4.

“Seperti yang telah kita ketahui, bahwa perkembangan penyebaran covid-19 di kota Pekanbaru, sudah pada tahap yang mengkhawatirkan, dimana kasus baru yang terkonfirmasi positif pada hari kemarin sudah menyentuh angka dua ribu kasus perhari, sedangkan untuk provinsi Riau berdasarkan data satgas penanganan covid-19, akumulasi pasien terkonfirmasi positif covid-19 hingga tanggal 29 juli 2021 sebanyak 93.913 orang, sedangkan pasien yang sembuh secara kumulatif sebanyak 79.871 orang dan 2.501 orang meninggal dunia. Angka tersebut jika tidak ditangani dengan serius maka akan membahayakan, peningkatan aktifitas dan mobilitas masyarakat sehingga menyebabkan kontak antar kelompok masyarakat dan terjadi snow ball effect, artinya satu orang dapat menyebarkan lebih dari dua orang sehingga menyebabkan klaster baru,"sebut Wakapolda Riau

“Oleh karenanya diperlukan manajemen penanganan covid 19 secara komprehensif yaitu melalui manajemen kontijensi penanganan klaster covid 19 dengan tahapan 3T (tracing, testing dan treatment) dan penerapan 5 m (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas). Namun demikian segala upaya pencegahan dan penanganan sebaik apapun tidak dapat tercapai tanpa adanya dukungan dan kerjasama yang sinergis dari seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait lainnya dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” lanjut orang no 2 di Polda Riau

Masih menurut Brigjen Tabana bahwa berbagai upaya penanganan covid-19 telah dilakukan dilakukan oleh Polri bersama dengan seluruh stakeholders terkait guna meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19, salah satu nya dengan pemberian paket sembako secara door to door sesuai alamat, yang disalurkan melalui Bhabinkamtibmas.

“Semoga dengan kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada hari ini, seluruh komponen masyarakat yang ada di provinsi Riau terus dapat saling bahu membahu dan saling mendukung demi terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang damai, sejuk dan kondusif, dan Polri harus terus hadir di tengah-tengah masyarakat,” pesan Wakapolda mengakhiri sambutan.

Yoga  Saputra Koordinator BEM Se -  Riau dalam sambutannya menyampaikan,"  melihat angka penyebaran covid-19 saat ini,  peran mahasiswa tidak sekedar hanya belajar dikampus, tetapi juga harus membantu stakeholeder terkait untuk memutus mata rantai covid-19. Dimulai dari semua elemen mahasiswa untuk wajib mengikuti vaksinasi dan harus mendukung program pemerintah dalam menangani covid-19.

“Sebagai Agent of Change Kita harus membantu dan mendukung program pemerintah dalam menangani covid-19, saya mengajak seluruh mahasiswa untuk berada dalam satu barisan agar masyarakat segera terbebas dari bahaya covid-19 ini ,” pungkas Yoga Saputra

Diakhir sambyutannya, secara khusus Korpus BEM se Riau itu meminta kepada Kapolda Riau agar pelaksanaan Vaksniansi covid 19 ini juga dilaksanakan di daerah lainnya. “kami meminita, hendaknya pelaksanaan vaksinasi covid-19  untuk mahasiswa tidak hanya dilaksanakan di kota pekanbaru saja, tetapi juga dilaksanakan di kabupaten kota lainnya, karena kami mahasiswa juga tersebar di berbagai kabupaten dan kota di seluruh Riau” tutupnya.

Yoga Saputra Korpus BEM Se Riau saat selesai menjalani Vaksinasi perdana dari kegiatan Vaksinasi hari itu juga menyerukan, "TIDAK VAKSIN, TIDAK HEBAT".

Komentar Via Facebook :